Senin, 06 Juni 2022

Suka-Duka Seorang Model, Ternyata Tidak Semudah Kelihatannya!

 

 

 Sumber : Dokumen Pribadi Megan Lisandra 

Gardamedia.org-Medan   (07/06/2022) Setiap pekerjaan pasti memiliki ceritanya tersendiri. Ada suka maupun duka yang menghiasi prosesnya. Sama halnya dengan pekerjaan menjadi seorang model. Kisah ini diceritakan oleh Megan Lisandra, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi USU yang juga memiliki kerja sampingan menjadi seorang model. Wanita yang akrab disapa Megan ini menceritakan perjalanannya menjadi seorang model tidak semudah seperti apa yang kebanyakan orang pikirkan. Ketika mendengar kata ‘model’, pasti kebanyakan orang hanya berpikir tentang berjalan lenggak-lenggok di atas panggsung lalu dibayar terus pulang. Ternyata menjadi seorang model tidak semudah itu. Ketika berjalan di atas panggung, para model tidak boleh asal berjalan loh, mereka berlatih secara khusus mengenai cara berjalan yang baik agar baju yang dipakai terlihat elegan. Gak kebayang kan kalo ada seorang model yang kurang terlatih ketika berjalan di atas panggung dan malah merusak kesan elegan pakaian yang dikenakannya, pasti langsung kena black list deh model itu oleh beberapa designer karena dianggap tidak menghargai mereka. Seorang model juga harus terus berlatih memakai sepatu heels tinggi sebelum benar-benar tampil di panggung, jangan sampai karena kurangnya kesiapan dari model itu sendiri malah membuat model itu terjatuh dan membuat baju yang dikenakan rusak, apalagi sampai membuat model itu cedera, wah bisa gagal menjadi model yang terkenal. Seorang model juga tidak boleh makan sembarangan loh. Mereka dituntut untuk selalu memiliki badan yang proporsional, karena tubuh mereka dituntut untuk bisa memakai baju dalam berbagai ukuran. Jadi menjadi seorang model harus tahan gonaan untuk tidak makan banyak atau makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi karena dapat menaikkan berat badan dengan mudah. Seorang model juga harus memiliki kepercayaan diri tinggi ketika berjalan di atas panggung. Model harus percaya diri terhadap tubuhnya dan wajahnya ketika di atas panggung. Misalnya, ketika keadaan di sekitar panggung berisik atau tidak bersahabat, seorang model harus tetap mempertahankan ekspresi wajahnya, jangan sampai terpengaruh dengan kondisi sekeliling panggung dan juga tubuhnya harus tetap dalam posisi sempurna. Menjadi seorang model juga harus memiliki kesabaran yang ekstra, karena biasanya mereka diharuskan tetap berdiri di belakang panggung sebelum mereka tampil, karena mayoritas pakaian yang mereka kenakan tidak memungkinkan mereka untuk bisa tunduk apalagi duduk, wah berat juga ya. Tetapi jangan salah, di balik perjuangan itu ada banyak sukanya loh menjadi seorang model. Mereka jadi bisa berkeliling ke berbagai daerah tanpa perlu memikirkan biaya loh. Jadi semua biayanya ditanggung oleh designer yang mempekerjakan mereka. Mereka juga memiliki relasi yang luas berkat pekerjaan mereka itu. Serta tentunya mereka juga mendapat bayaran yang cukup tinggi sebagai seorang model. Begitulah kira-kira kisah yang diceritakan oleh Megan. Megan melakukan pekerjaannya juga dengan senang, karena model merupakan hobinya sejak duduk di bangku SMP. Pepatah modern mengatakan bahwa pekerjaan terbaik adalah hobi yang menghasilkan uang. Jadi bisa dikatakan bahwa Megan adalah representasi nyata dari ucapan pepatah modern tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Profil Ikhsan Dicky, Pembalap dari daerah yang memiliki beragam prestasi

  Penulis : Kawiwara Publisher            Gardamedia .org (23/06/2022)     Memiliki hobi dalam mengendarai mobil balap menjadikan pembalap b...