Strategi Bertahan Ala Sunthai Tea di Masa Pandemi COVID-19 - LPM Garda Media USU | Portal Berita Kampus

Strategi Bertahan Ala Sunthai Tea di Masa Pandemi COVID-19

Share This



    Gardamedia.org- Medan, Melihat kondisi perekonomian yang menurun akibat pandemi, mengakibatkan beberapa sektor terkena dampaknya seperti sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Dalam mengatasi masalah tersebut ada  beberapa UMKM yang mampu bertahan dan ada pula yang tidak. Salah satu UMKM yang mampu mempertahankan bisnisnya di tengah dampak pandemi ini adalah Sunthai Tea. Sunthai Tea merupakan sebuah UMKM di daerah Jalan. Medan Banda Aceh, kecamatan Stabat Medan yang menjual Thai tea yaitu minuman teh dari thailand yang saat ini sedang tren di kalangan masyarakat serta minuman lainnya seperti freshmilk boba. Sunthai Tea berdiri pada 1 November 2019 dengan pemilik Ahmad Ikhsan Maulana. Usaha milik Ikhsan terbilang cukup baru keberadaannya, namun tidak terlalu terpengaruh oleh dampak negatif dari pandemi COVID-19, ini dikarenakan banyak  pelanggan yang memesan melalui aplikasi, contohnya Gofood dan juga dipromosikan melalui media sosial.

        Namun, walaupun tidak terlalu terpengaruh Ikhsan mengaku tetap mengalami kendala di awal masa pandemi, saat sekolah diubah sistem menjadi online. Karena salah satu lokasi outlet  Sunthai Tea punya target pasar utama yaitu pelajar, tepatnya diwilayah SMAN 1 Stabat. Ternyata hal itu tidak berlangsung lama,beberapa minggu setelahnya volume penjualan Sunthai Tea kembali mengalami kenaikan karena konsumen tetap bisa memesan Sunthai Tea melalui aplikasi ataupun datang langsung ke outletnya. Hal lain yang  menambah peningkatan penjaualan Sunthai Tea ialah pelajar dan  mahasiswa yang bertempat tinggal di daerah Stabat kembali pulang ke rumahnya karena kuliah online. Pelajar dan mahasiswa ini memberikan peningkatan pada volume penjualan Sunthai Tea. Di samping itu, Sunthai Tea terus berinovasi sehingga konsumen tetap menyukai minumannya. Walaupun usaha ini sendiri berdiri sejak November 2019 yang artinya beberapa bulan setelahnya Pandemi di berlakukan di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, produk minuman sejenis Sunthai Tea ini sudah sangat banyak pesaingnya, Ikhsan sebagai pemmilik usaha menyikapi persaingan dengan meningkatkan aktivitas spiritual seperti memperkuat ibadah, restu orang tua dan keluarga, bersyukur, serta terus melakukan inovasi yang disukai konsumen. Selain itu Sunthai Tea juga berusaha meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan, salah satunya pelanggan bisa request minuman lebih manis atau esnya sedikit, dan lain- lain. Hal lainnya ialah Sunthai Tea membuka kesempatan untuk konsumen memberikan saran terhadap produknya. Beberapa tanggapan dari konsumen mengarah pada kondisi Sunthai Tea di masa pandemi Covid-19 yang penjualannya banyak dilakukan secara online. Dengan itu Sunthai Tea sering memberikan promo-promo agar pelanggan tetap setia.

Penulis:

 Anggi, Nurjannah, Desy, Ayu, Umi, Eji

(Mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis FISIP USU)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages