Header Ads

Tidak Memburu Piala, Peserta Syarhil Quran Buru Pengalaman

Salah Satu Peserta Syarhil Quran

Gardamedia, Medan- Musabaqah Tilawatil Quran adalah salah satu event besar yang banyak ditunggu oleh Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, salah satu cabang lombanya adalah Musabaqah Syarhil Quran yang dilaksanakan di lantai 3, Auditorium USU pada Sabtu pagi (21/10).

Musabaqah Syarhil Quran adalah bidang musabaqah yang mengungkapkan isi kandungan Al-Qur’an dengan cara menampilkan bacaan, puitisasi atau terjemah dan uraian yang menunjukan kesatuan yang serasi. Peserta terdiri atas tiga orang (boleh laki-laki semua atau perempuan semua atau campuran), seorang pembaca ayat, seorang pembaca terjemah/puitisasi, dan seorang pengungkap isi kandungan Al-Quran. Materi musabaqah adalah berbagai topik yang memiliki landasan ayat-ayat Al-Qur’an yang terdiri atas aqidah, ibadah, akhlak, kemasyarakatan/muamalah, dan lainnya.

Dalam Musabaqoh Syahril Quran USU kali ini di ikuti oleh 15 kelompok yang masing-masing  kelompok telah memilih satu dari 10 tema yang telah di tentukan oleh panitia. “ Revolusi Mental Pemuda sebagai Generasi Penerus Bangsa”, merupakan tema yang di pilih oleh salah satu kelompok yang merupakan perwakilan dari Fakultas Farmasi, yaitu Sri Akbita,  Aswinda dan Fitri yang merupakan mahasiswi stambuk 2016.

“Kami kewalahan untuk mempersiapkan penampilan, karenakan tugas kuliah dan panitia menyampaikan temanya sehari sebelum lomba dilaksanakan. Kami merasa penampilan kami kurang maksimal. Tetapi, dibalik itu semua kami tidak memprioritaskan kemenangan tapi mencari pengalaman di MTQM USU kali ini dan juga untuk melatih keberanian”, tutur mereka.

MTQM USU ini memiliki peraturan, dimana setiap kelompok yang menjuarai Syarhil pada tahun ganjil akan diikutkan lomba pada tahun genap dan jika menang akan di bawa ke ajang MTQ  nasional untuk mewakili USU dan peraturan ini berlaku untuk setiap cabang MTQ USU.


Reporter: Munir Suteja
Dokumentasi: Munir Suteja


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.