Header Ads

Donald Trump dalam The Simpsons


Gardamedia.org- Pro dan kontra bermunculan pasca pengumuman kemenangan Donald Trump sebagai presiden AS pada pilpres hari Selasa (8/11). Segala yang berkaitan dengan Donald Trump pun menjadi hangat diperbincangkan. Meninggalkan aksi unjuk rasa besar-besaran menolak kemenangan Donald Trump yang dilakukan oleh ribuan warga di berbagai penjuru Amerika dan gelombang protes anti-Trump seperti yang dilaporkan oleh CNN, ada topik lain yang juga tidak kalah menarik untuk diperbincangkan. Perbincangan hangat tentang munculnya gambar-gambar yang tersebar di dunia maya yang mengaitkan antara Donald Trump dan The Simpsons. The Simpsons sendiri ialah serial kartun Amerika Serikat. Meskipun berformat kartun, The Simpsons merupakan acara yang ditujukan untuk pemirsa dewasa. Tema-tema yang diangkat beraneka ragam dan tak jarang memasukkan topik yang sensitif. Serial ini banyak dikenal atas komedi satir yang menyinggung kehidupan sosial di Amerika Serikat pada khususnya.

Bukan hanya itu, acapkali di beberapa episode serial kartun tersebut menayangkan cerita yang beberapa tahun kemudian orang-orang akan berkata “Kejadian itu mirip dengan salah satu episode The Simpsons”. Ya, dan itulah yang kemudian diangkat menjadi tema gambar-gambar yang bermunculan belakangan ini di media sosial, tentang kemiripan beberapa adegan di The Simpsons dengan kehidupan nyata kemenangan Donald Trump saat ini. Di gambar tersebut terlihat dua sisi, sisi kartunnya dan sisi aslinya yang terlihat sangat mirip yang seolah menunjukkan kepada kita bahwa itu loh gerak-gerik beliau yang mirip dengan adegan di The Simpsons. 

Adegan-adegan tersebut ada di salah satu episode The Simpsons “Bart to the Future” 16 tahun lalu sebelum akhirnya episode itu menjadi kenyataan. Sehingga, banyak orang berspekulasi bahwa The Simpsons telah memprediksi kemenangan Donald Trump jauh-jauh hari bahkan 16 tahun yang lalu. 

Dalam salah satu episode pada tahun 2000 itu, Lisa Simpsons digambarkan duduk di Ruang Oval, Gedung Putih, dan dikelilingi beberapa penasihat. Dia menyebut, pemerintah AS diwarisi krisis anggaran oleh Presiden Trump. "Kita telah diwarisi krisis anggaran dari Presiden Trump. Seberapa buruk itu Sekretaris van Houten?" tanya Lisa kepada karakter Millhouse.

Sedangkan pada tahun 2015, episode The Simpsons yang berjudul Trumptastic Voyage menampilkan adegan yang paling mirip pada saat Trump menuruni eskalator dan menyapa para pendukungnya. Bedanya, bila di kehidupan nyata Trump ditemani oleh sang istri, sedangkan di The Simpsons, Trump ditemani oleh Homer Simpsons.

Lantas apakah itu hanya suatu kebetulan? Mengingat akurasi yang ditayangkan tidak meleset. Orang-orang menjadi semakin penasaran dan bertanya-tanya bagaimana serial kartun tersebut dapat menciptakan episode yang 16 tahun kemudian seperti menjadi suatu kenyataan? Seberapa hebat sang penulis hingga ia dapat “meramal” masa depan? Tentu harus ada alasan logis yang menyertainya.

Sang penulis, Dan Greaney sempat mengatakan kepada Hollywood Reporter, bahwa episode belasan tahun lalu adalah peringatan untuk Amerika.  "Itu memang prediksi yang logis sebelum (Amerika) benar-benar hancur. Prediksi itu terjadi sama seperti visi Amerika yang kian menggila," katanya seperti dilansir Mirror.co.uk.

"Kami menulis tentang Donald Trump yang mudah untuk dicintai, karakter yang baik dan tidak memiliki sisi gelap. Dalam episode kala itu, sama sekali tidak ada dibuat tentang Trump yang menghujat warga Meksiko ataupun Islamophobia," ujarnya. 

Sementara, Eksekutif Produser The Simpsons, James L. Brooks, ternyata sangat terkejut ketika hasil penghitungan merealisasikan prediksinya. Lewat akun Twitternya @canyonjim, Brooks menunjukkan rasa kagetnya.

"F*** mengecewakan!" katanya.

Lewat sang penulis dan eksekutif produser tersebut, kita dapat mengetahui bahwa pihak The Simpson mengklarifikasi bahwa mereka tidak ada kaitannya dan tidak tahu apa-apa tentang kemenangan Trump. Hal itu hanya prediksi semata, bahkan mereka “merasa” kecewa ketika Trump terpilih menjadi presiden. 

Pernyataan untuk menjauhkan diri dari anggapan bahwa ramalan The Simpsons sebagai bagian dari teori konspirasi di dunia. Konspirasi adalah suatu tindakan rahasia yang sangat terencana untuk melakukan suatu tindakan yang ilegal atau salah ( Robbert O. Zelency : 1987 ). Jika dilihat dari pengertian konspirasi tersebut, Episode “Bart to the Future” dan “Trumptastic Voyage” bisa jadi terindikasi konspirasi ini karena adanya kerahasiaan yang sengaja diselipkan di dalam beberapa adegan-adegan tersebut secara tersusun dimana para penonton di kala itu tidak mengerti dan hanya menganggapnya sebagai hiburan semata, lalu beberapa tahun kemudian seolah dunia mengamini, episode-episode tersebut menjadi nyata.

Meskipun, pihak The Simpsons berdalih bahwa itu hanyalah kebetulan semata, namun apakah ada kebetulan yang terus terjadi berulang-ulang? Mengingat bukan kali ini saja “ramalan” The Simpsons tepat. Beberapa peristiwa lainnya seperti penyebaran virus ebola, munculnya kamera GoPro, korupsi federasi sepakbola dunia FIFA, memprediksi pencuri minyak hingga tragedi 911 di WTC  juga berhasil diramalkan The Simpsons. 

Kemiripan dengan peristiwa-peristiwa tersebut yang ditampilkan di beberapa episodenya tentu tidak dapat kita katakan hanya kebetulan semata. Seperti ada sesuatu yang ingin disampaikan di dalam cerita-cerita tersebut yang telah direncanakan. Dan jika tidak, haruslah penulis ataupun para pekerja The Simpsons adalah orang-orang yang sangat jenius yang dapat membaca pergerakan dunia berjalan kearah mana, bahkan untuk peristiwa-peristiwa yang akan terjadi belasan tahun kemudian.

Penulis: Nisa Angraini

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.