Header Ads

Muslimah USU Peringati Hari Peduli Hijab Internasional

Peringatan IHSD 6-8 September 2016 di kampus USU

Gardamedia.org - International Hijab Solidarity Day (IHSD) terbentuk dari sebuah konfrensi yang diadakan di kota London, Inggris pada tanggal 4 September 2004. IHSD diprakarsai oleh para pemeluk Islam di 4 negara, yakni Perancis, Jerman, Tunisia, dan Turki. Di negara-negara tersebut para muslimah berhijab seringkali mendapat diskriminasi dan kesulitan, mulai dari pelarangan jilbab di sekolah/kampus, tidak mendapatkan perawatan medis, dipenjara, hingga disiksa. Oleh karena itu, IHSD sendiri memberikan penekanan pada makna kata "solidarity" atau solidaritas, yakni rasa sepenanggungan. Hingga sampai sekarang setiap tanggal 4 September setiap tahun diperingati sebagai International Hijab Solidarity Day (Hari Peduli Hijab Internasional). IHSD sendiri bertujuan untuk menyemangati para muslimah di berbagai belahan dunia agar tidak takut lagi menggunakan hijab di tempat umum, terutama di negara-negara Barat.

Peringatan IHSD ini sudah mulai digencarkan di Indonesia terutama pada setiap kampus. Di Universitas Sumatera Utara (USU) peringatan IHSD ini dipelopori oleh Departemen Kemuslimahan Unit Kegiatan Mahasiswa Islam Ad Dakwah (UKMI Ad Dakwah) USU. Peringatan IHSD di USU berlangsung selama tiga hari berturut-turut mulai dari tanggal 6-8 September lalu yang diisi dengan berbagai macam kegiatan seperti konsultasi seputar jilbab syar'i hingga pembagian jilbab, kaos kaki, manset tangan serta gamis gratis kepada setiap mahasiswi muslim USU.

Antusiasme mahasiswi muslim USU dalam memperingati IHSD
Pengunjung Stand IHSD mendapatkan kaos kaki gratis

Stand  yang didirikan pihak penyelenggara (baca: Departemen Kemuslimahan UKMI Ad Dakwah) kali ini cukup menarik perhatian ratusan mahasiswi, rata-rata sangat antusias dengan acara ini. Kebahagiaan para pengunjung stand juga bertambah saat mereka mendapatkan jilbab, kaos kaki, manset, rok, hingga gamis gratis.

Muthia Audina, selaku Ketua Bidang Kemuslimahan UKMI Ad Dakwah USU juga menyampaikan harapan-harapannya dengan terselenggaranya acara ini.

"Semoga setiap muslimah dimanapun berada tetap bebas atau tidak mendapatkan diskriminasi ketika menggunakan hijab syar'i, dan yang belum berhijab syar'i semoga tergerak hatinya untuk menutup aurat secara sempurna. Dan terakhir semoga Indonesia menjadi trendsetter dunia dalam berhijab syar'i." tutur mahasiswi psikologi stambuk 2012 ini.

Muthia juga mengatakan peringatan IHSD ini tidak hanya sampai disini saja, puncak acara IHSD akan diadakan pada acara besar UKMI Ad Dakwah USU yaitu, Islamic Fair yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Pada acara ini akan diadakan keputrian akbar dengan tema "Hijab Forever" sebagai penutupan rangkaian IHSD.


Reporter Garda Media USU


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.