Header Ads

Tingkatkan Kualitas Kehumasan, PRASTA USU Gelar ‘Sharing Session’ Bersama Telkomsel


Selasa, 03 Mei 2016, Public Relation Komunikasi Universitas Sumatera Utara (PRASTA)  menggelar acara bertajuk “How to Handle Crisis Communication”. Acara ini diselenggarakan oleh divisi campaign PRASTA USU dan dihadiri oleh anggota-anggota dari PRASTA sendiri. Dimulai pukul 15.00 WIB dan dibuka oleh Kepala Divisi Campaign yaitu Ray Gunayes, acara ini dilaksanakan di Gedung E 1.1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Adapun tujuan diselenggarakannya acara ini untuk menambah kemampuan anggota PRASTA saat berada di dunia kerja dan menjadi seorang Public Relation. Untuk menjadi Public Relation yang handal dibutuhkan beberapa kemampuan seperti mahir berbahasa asing, handal berkomunikasi, mampu menyusun kata-kata, membuat press release dan sebagai nilai tambahnya yaitu berpenampilan menarik.

Bagi masyarakat umum, pekerjaan seorang Public Relations (PRs) masih belum familiar. Dengan kata lain, fokus pekerjannya masih dianggap sebagai pemadam kebakaran yang bertugas untuk memadamkan ataupun menghilangkan isu buruk terkait nama baik perusahaan tempat ia bernaung. Untuk menciptakan citra positif dari perusahaan, seorang PRs harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan para rekanan media dan siap sedia dalam keadaan apapun untuk meredam krirs komunikasi yang melanda perusahaan bersangkutan.

Dalam kesempatan kali ini, PRASTA USU turut mengundang Ikatan Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi (IMAJINASI) yang diwakilkan oleh Hilfani Shaliha (Ketua Umum) dan Deasy Agatha (Ketua Divisi Humas). Sedangkan dalam pemberian materi sharing session, PRASTA USU bekerjasama dengan PT.Telkomsel dengan menghadirkan Hadi Sucipto selaku Corporate Communication (CorComm) PT. Telkomsel.

Hadi Sucipto adalah pembicara yang handal, humoris, santai,  baik, dan gaul. Karena melihat dari Hadi yang aktif dan menguasai dunia Public Relations maka peserta tidak meragukan materi yang disampaikan oleh Hadi. Selain itu Hadi juga terlihat hebat dalam menganalisis suatu masalah dan mengeluarkan pernyataan yang tidak membuat buruk nama perusahaannya. Ia juga memaparkan bahwa sebagai seorang PRs harus memperhatikan media apa  saja yang bisa diajak bekerjasama dengan  melihat biomedia dan biojurnasli terkait. 

“Ketika kita menjadi seorang Public Relations baru di perusahaan yang baru juga, maka kita dapat bertanya kepada Public Relations senior dan juga media yang kiranya dapat membantu kita di bidang tersebut khususnya dalam hal bekerjasama”, tambah Hadi lagi.

Harapannya, PRASTA USU dapat bekerjasama lagi dengan PT.Telkomsel dalam menyelenggarakan acara-acara PRASTA lainnya. Tentunya acara yang akan dilaksanakan oleh PRASTA USU akan mengajak semua mahasiswa/i Departemen Ilmu Komunikasi USU untuk berpartisipasi penuh.

Penulis : Novita Arum

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.