Pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur FEB USU, Sederhana tapi Berkesan - LPM Garda Media USU | Portal Berita Kampus

Pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur FEB USU, Sederhana tapi Berkesan

Share This
Suasana pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur FEB USU periode 2015-2016
yang dipimpin oleh Leo Gustiawan (Ketua MPMF 2015-2016) yang juga bertugas
sebagai pengambil sumpah pasangan terpilih.


Gardamedia.org - Pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara kali ini tampak berbeda dengan pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur tahun sebelumnya. Kenapa tidak, pelantikan kali ini dilaksanakan dengan kondisi yang begitu sederhana, kalau mungkin tahun sebelumnya pelantikan selalu dilakukan di Aula FEB USU yang sejuk dan nyaman, maka kali ini pelantikan dilakukan diluar ruangan yang bertempat di pendopo FEB USU dengan kondisi alakadarnya tanpa AC ataupun tempat duduk yang nyaman. Tapi justru inilah yang menjadikan pelantikan tahun ini begitu berkesan, sebab dengan kondisi outdoor seperti ini membuat pelantikan bisa disaksikan oleh seluruh mahasiswa FEB USU, yang artinya adalah seluruh mahasiswa FEB USU berkesempatan untuk melihat pemimpin baru mereka untuk satu periode ke depan mengucap ikrar sumpah setia untuk memajukan FEB USU.

Acara yang dilaksanakan pada hari Kamis (26/11) ini diawali dengan kata sambutan Gubernur demisoner (M.Taqwa Yulian), Presiden USU (Brilian Amial Rasyid), dan Wakil Dekan III FEB USU (Ami Dilham). Dalam kata sambutannya, Ami Dilham selaku WD III FEB USU tak lupa mengingatkan kepada pasangan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih Surya-Teguh untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pihak dekanat, baik saat sedang ada masalah dengan PEMA maupun  huntuk membicarakan mengenai kebijakan-kebijakan pasangan untuk kedepannya. Beliau juga mengungkapkan betapa banyak masalah yang bisa diselesaikan hanya dengan menjaga komunikasi yang baik.

Surya Darma, Gubernur terpilih FEB USU dalam kata sambutannya mengajak seluruh mahasiswa FEB untuk mampu berkontribusi meningkatkan kemajuan FEB secara khusus serta USU secara umum, serta mampu bekerja satu sama lain saling mendukung dan  untuk selalu bekerja sesuai dengan peran masing-masing.

“Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara tumbuh dan berkembang dengan sejarah yang luar biasa, yang hari ini kita yakin bukan hanya besar dimata Nasional, tapi kelak juga akan besar dimata Internasional. Tapi ingat satu hal, apa yang telah kita sampaikan tadi tidak semudah membalikkan telapak tangan.  Semua itu butuh harmonisasi, sinergitas seluruh elemen-elemen yang ada di FEB ini, baik itu dosen, dekanat, apalagi kita selaku mahasiswa.” tuturnya.

“Jika hari ini kita bicara kontribusi, maka kita semua harus sadar kalau kita mempunyai peran masing-masing. Dosen bekerjalah sesuai dengan fungsinya sebagai dosen yang mendidik para mahasiswanya, para petinggi dekanat bekerjalah sesuai dengan peran serta fungsi masing-masing dan lakukan apa yang menjadi pekerjaan bapak, saudara di MPMF bekerjalah sesuai dengan peran dan fungsi anda, para ketua HMJ bekerjalah sesuai dengan peran dan fungsi kalian, dan kita semua yang berada di Pemerintahan Mahasiswa akan bekerja lebih giat, lebih keras untuk mewujudkan FEB yang lebih hebat. Dan itu semua bukan hanya ada di otak, bukan hanya ada di tulang punggung orang-orang yang ada di PEMA, tapi itu semua ada di otak, dan punggung kita semua sebagai mahasiswa FEB.” lanjutnya.

Saat diwawancarai pasca pelantikan, Surya mengaku merasa sedikit lega meskipun dia merasakan bebannya akan semakin banyak setelah pelantikan ini.

“Kalau dibilang senang sih tidak juga, euphoria juga tidak. Tapi saya merasa sedikit lega walaupun saya tahu beban saya semakin berat, karena ada 6000 mahasiswa FEB yang menjadi tanggungjawab kami dan yang sudah memberikan amanah kepada kami di PEMA.” jawabnya.


Surya juga berencana akan segera melakukan open recruitment anggota PEMA yang akan dimulai mulai tanggal 27 November sampai 4 Desember 2015, tes wawancara tanggal 5 Desember serta pengumuman yang lolos menjadi anggota PEMA akan diumumkan pada tanggal 7 Desember nanti. Untuk kriteria, beliau mengaku tidak mempunyai klasifikasi khusus, akan tetapi dia mewajibkan kepada seluruh pendaftar untuk menuliskan essay tentang “Dedikasi-Kontribusi Pemuda untuk Nusa dan Bangsa”. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages