Bagaimana Kita Bisa Menjauhi Cinta Yang Tidak Baik Ini? - LPM Garda Media USU | Portal Berita Kampus

Bagaimana Kita Bisa Menjauhi Cinta Yang Tidak Baik Ini?

Share This


Gardamedia.org - Memiliki cinta adalah keharusan,  karena kita membutuhkannya. Tapi tidak smua cinta, baik untuk kita miliki. Hanya cinta yang dibangun atas arahan Allahlah yang akan membuat hati kita selalu tenang bersama org yang kita kasihi. Diluar dari itu maka cinta tetaplah ada, hanyasaja kita akan selalu sering mendapatkan luka karena cinta sejenis ini. 

Bagaimana kita bisa menjauhi cinta yg tidak baik ini?

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan 
yang buruk.” 
(QS. Al Isro’ [17] : 32)

Bacalah dgn hatimu,  Allah melarang kita untuk mendekati zina
bila kita mendapatkan cinta dengan jalan berpacaran maka akan ada dua pasang mata yang saling pandang dan itu adalah zinanya memandang,
dua pasang telinga yang saling mendengar rayuan kekasihnya adalah zinanya pendengaran,
dua lidah yang saling mengucap rayuan adalah zinanya berkata,
dua pasang tangan yang saling bergandengan adalah zinanya sentuhan,
dua pasang kaki yang saling berjalan beriringan adalah zinanya melangkah,
dua hati zinanya ingin dan rindu,
sedangkan faraj (kemaluan) hanya mengikuti atau tidak mengikuti.
Sebab kita dengan mudahnya tergoda hanya dengan indahnya pandangan pada seseorang yang bukan mahrom kita,  maka Allah katakan "tundukkan pandanganmu", pada mereka yang bukan milikmu sebab belum ada akad antara kalian.

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ 

“Katakanlah kepada laki – laki yang beriman :”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara 
kemaluannya.”
(QS. An Nuur [24] : 30)


وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ
Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan kemaluannya 
(QS. An Nuur [24] : 31)

Semoga hatimu terbuka..
Jika sudah siap untuk menikah,maka menikahlah.
Setelah itu bangunlah cintamu bersamanya atas dasar ketaatan pada Allah,  niscaya Allah akan menjaga cinta kalian.

“Barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah” (HR. Bukhari dan Muslim).



Penulis : Tara Batubara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages